iklan

Media Tanam Agropower

Hari senin merupakan hari yang mungkin membuat semua orang merasa menjadi berat karena sebelumnya masih menikmati liburan dari pekerjaan. Akan tetapi kita harus bisa move on dan tetap memulai dengan kesibukan masing-masing. Seperti biasa dalam suatu komunitas yang bergerak dalam bidang usaha pertanian melakukan sebuah diskusi. Pada kesempatan ini Arif Afandi selaku anggota dari media tanam akan memulai sebuah diskusi tentang usaha yang dijalaninya.

Media Tanam ala Agropower adalah media tanam yang berbeda dari media tanam yang kita kenal di pasaran, eh di buku-buku maksudnya. Media Tanam disini merupakan salah satu divisi kerja di Agropower yang berkaitan dengan pembuatan content marketing & creative branding dalam bentuk video dan desain grafis. Semakin marak seruan dan upaya untuk memberikan nilai tambah pada produk-produk pertanian seringkali melupakan persiapan pola pemasaran dan branding yang menjadi salah satu fokus kerja media tanam.

Tantangan yang dihadapi Media Tanam saat ini adalah kapasitas kerjanya yang hanya 1 klien dalam waktu 1 bulan. Hal ini dikarenakan pertimbangkan kualitas editing dan konten, ujar Arif Afandi. Pembuatan branding suatu produk ternyata mengahadapi beberapa kendala yang biasa ditemukan oleh para  produsen. Diskusi semakin menarik dengan adanya pertanyaan yang cukup berkesan dari Ahmad Baehaqi.

Ahmad baehaqi menyatakan bahwa “seberapa besar sebuah branding mempengaruhi nilai tambah dan memilih segmen ini sebagai pilihan usaha”. Sesederhana kasus “Maknyuss”. Ketika beras curah hanya berstatus sebagai komoditi, maka tidak ada cara selain harus berkompetisi pada sisi harga (tetap mempertimbangkan perpres dan permendag atas peraturan komoditi strategis). Tapi ketika pelaku usaha bisa meningkatkan status beras sebagai produk (premium) maka yang bersaing adalah merk, harga bukan lagi satu-satunya faktor. Ini yg menurut Media Tanam penting di eksplore.

Namun demikian, ada beberapa penghambat yang harus diwaspadai dalam manajemen Media Tanam, seperti: kemandekan inspirasi dan berpikir, apresiasi custum, semangat kinerja. Kemadekan inspirasi merupakan hambatan yang sering terjadi apalagi jika sudah badmood. Mau menggambar harimau yang jadi bisa-bisa malah kucing, hehe. Untuk kinerja masalah yang sering dihadapi kebanyakan adalah persoalan berpuas diri. Selain itu kapabilitas Personal Computer (PC) juga harus diperhatikan yaitu perlu spek PC berkualitas baik sehingga bisa mempercepat waktu pengerjaan dibanding dengan spek PC yang berkualitas kurang baik. Saat ini, Media Tanam masih mengerjakan pesanan editing dengan menggunakan laptop

Untuk urusan kompetitor, hal-hal yang dilakukan adalah mendata semua lawan usaha (seberapa banyak jika dihubungkan dengan segmen pasar yang ada), memetakkan kompetitor dengan beberapa tahapan inventarisir (harus tahu kelebihan dan kekurangan lawan, sampai analisa kita akan masuk diwilayah mana) dengan strategi apa kita akan jalankan sehingga bisa merebut pasar yang ada. Hal fundamental yang harus kita tanamkan bahwa kita bukan untuk mengalahkan lawan, tapi untuk menunndukkan pasar agar target meraih potensi pasar yang ada tercapai. Ituu.

Seperti itulah Media Tanam menjalani dan memandang kehidupan marketing dan creative branding dalam bentuk video dan desain grafis.