iklan

Konsep Berwirausaha Ala Mister Kentang Kriwul

“Berdaganglah engkau, karena sembilan dari sepuluh pintu rejeki ada dalam perdagangan.” Inilah dia pareto rejeki dimana sebagian kecil manusia menguasai sebagian besar rezeki. Berdaganglah di sini, dimaksudkan bisa berwirausahalah, berbisnislah dan sering disebut orang di jaman sekarang adalah menjadi entrepreneur.

Mencoba refleksi ke masa nan silam, boro-boro berwirasusaha dengan cara bukak lapak, memikirkanya pun tak sempat di memori otak apalagi masuk ke hati. Masa-masa itu yang didengungkan oleh lingkungan terdekat kita baik keluarga maupun kerabat, bahkan sahabat kecil bermain, saat ada pertanyaan ketika sudah dewasa ingin menjadi apa nak? dan saya gak perlu tulis jawabannya, andapun pasti sudah tahu di luar kepala jawabannya, yang pasti jawabannya buka kata pertama di paragraf pembukaan yang saya tulis.

Terus apakah salah menunda mengambil peran memperoleh rejeki, dari sumber yang tidak pernah kita pikirkan sedari kecil, misalkan jalur kerja sendiri membuat produk sendiri lalu didistribusikan ke pasar? sangat boleh bahkan sangat penting dan patut anda coba, sekali dalam waktu hidup anda. Agar anda tidak memiliki kemutlakan jalan mendapatkan rejeki hanya dari satu pintu saja yaitu dengan hanya bekerja ikut orang, cara lainnya tidak mungkin dan anda sampai memiliki keyakinan tidak bisa. Minimal dengan menciptakan sendiri pekerjaan itu, menjadi pengalaman nyata bukan hanya mendengar cerita kesuksesan orang lain semata. bahwa menjadi penting memiliki keyakinan, anda pun bisa menghasilkan uang  dengan membauat usaha secara mandiri.

#Bagaimana Memulainya#

  1. Tidak perlu bermuluk-muluk untuk mengawalinya, bisa dimulai dari apa yg anda bisa. lakukanlah dan segeralah di bukak lapaknya, bisa produk kuliner atau jasa, bisa modal sendiri atau patungan silahkan saja.
  2. Kalaupun tidak bisa bikin sendiri produknya. diluaran sana banyak sekali produk bagus yang anda bisa beli dan jual lagi kepada pelanggan anda di tempat anda tinggal.
  3. Apabila itu juga masih anda anggap susah. Mengapa anda tidak beli produk franchise misalnya produk travel, ada juga kuliner banyak sekali di luaran sana tinggal sedikit tenaga anda bisa search informasi itu melalui media internet. Kalau ingin tahu dan langsung action bisa juga hubungi saya langsung di nomor 082244751976 dengan senang hati saya akan menjadi pemandu anda mengeksekusi sebuah produk yg memungkinkan anda miliki sesuai dengan yg anda sukai… keren bukan!

#Bagaimana Menjalani Usaha#

  1. Cinta, dimanapun di dunia ini tidak ada yang mampu mengalahkan energi cinta ini. pertanyaan selanjutnya untuk anda? sudahkan anda ada rasa cinta layaknya anda jatuh cinta pada pandangan pertama kepada wanita pujaan anda? apakah itu anda rasakan saat anda menjalani usaha dari produk yang anda miliki. sebagai contohnya saya sendiri terhadap produk saya salah satunya adalah Mie Mbah Joyo. saya sendiri kalau nama produk itu disebut oleh orang hati saya tergetar, bahkan ekstrimnya tak mau pisah dengannya, inginnya selalu dekat dengannya, selain saya suka mie goreng juga nasi goreng, dari Mie Mbah Joyo ini saya telah banyak di ajari bagaimana pentingnya melayani terbaik kepada pelanggan kita. selain tentunya produk-produk bisnis usaha saya yangg lainnya, kayak mister kentang kriwul & juga travel umroh haji.
  1. Buat pelanggan bak raja agung yang sebenarnya. sehingga kita dalam melayaninya selalu dengan servis sempurna. jangan terlalu menghitung untung rugi dalam melayani pembeli produk kita. kembali lagi ini saya dapat contohkan saat ngelapak.com bersama dalam even bersama Mie Mbah Joyo & Mister Kentang Kriwul. Pembeli yang beraneka ragam kasta, pendidikan, ekonomi. semuanya saya layani bak raja agung yang datang ke rumah saya. meskipun banyak orang menganggap produk saya cuma sekedar nasi goreng atau kentang goreng semata. saya sangat keras mendidik saya sendiri atau team untuk memiliki paradigma bahwa kita adalah penjual barang langka di dunia dan banyak diperebutkan oleh orang sedunia, mereka berduyun-duyun pengen makan nasi goreng Mie Mbah Joyo dan Kentang Kriwul. paradigman seperti itu harus ditancapkan dalam penjiwaan terhadap produk anda. Sudahkah anda memiliki pemikiran dan tindakan seperti itu? kalau belum mulailah sejak sekarang mindset anda di bangun dan di arahkan ke sana!
  2. Open mind dan buang malu serta gengsi yang melekat di dada juga pikiran anda. sesaat anda telah menjalani lapakan anda.

Publislah, kenalkanlah produk anda, dimanapun anda berada. Saya sendiri kalau ketemu orang saya tawarkan Mie Mbah Joyo dan Mister Kentang Kriwul, bahwa produk saya bisa dipesan juga untuk melayani hajatan sunatan atau ulang tahun. Siapa tahu ada yang berkenan, begitu antusiasanya kalau saya membicarakan produk saya. awalnya mereka tidak merespon, akhirnya close pesan juga. Segeralah buka lapak usaha anda dan mulailah edukasi calon pelanggan anda. Terus kita jangan terlalu kaku mendefinisikan produk kewirausahaan yang harus dimiliki hanya terbatas pada satu produk saja dan hanya bisa dilakukan saat anda nanti pensiun atau keluar dari pekerjaan. Anda bisa kok, di saat sekarang anda yang masih bekerja ikut orang di pabrik, pegawai Negeri Sipili (PNS), atau dosen seperti saya sekarang, tak menutup kemungkinan anda mulai memilah dan memilih salah satu produk kewirausahaan yang bisa anda jalani.

Semakin anda menunda semakin anda takut terhadap bayangan anda sendiri, alias keburu umur bertambah lalu di panggil tuhan yang maha esa. lalu tak sempat membukak lapak dan tak sempat merasakan hasil dari usaha anda. Sekali lagi motivasi kewirausahaan ini tidak hanya didasarkan oleh keinginan mengumpulkan kapital pundi-pundi uang kedalam dompet kita semata. Namun motivasi lain yang lebih besar adalah, ya lewat media berwirausaha ini kita menjadi lebih dekat kepada allah swt. karena rasa ketergantungan kita yang sangat besar bahkan mutlak, berharap dapat rejeki banyak dengan larisnya dagangan di lapak yang kita buka. Kalau anda bekerja ikut orang, rasa ketergantungan kita kepadanya agak kendor bahkan lemah karena setiap tanggal satu telah siap-siap menerima amplop bayaran berupa gaji.

#Terus yang menjadi penting lagi bagi kesuksesan kita berwirausaha adalah :

  1. kita harus mencintai uang agar uang juga mencintai kita dan senang mampir kedalam dompet kita. Buang mindset bahwa uang itu jelek dan orang kaya itu jahat. Apabila kita telah memiliki mindset bisa mencintai uang sepenuh hati. Dengan caranya sendiri ada mekanisme alami pada diri kita, dimana kita sangat sensitif dalam melihat peluang. Uang tidak jahat dan jelek, karena dengan banyak uang kita bisa berkesempatan membantu banyak orang. ya minimal bisa mentraktir teman, atau nyangoni saudara kalau mampir ke rumah dan lain sebagainya. Pandangan dan konsep soal uang ini harus clear dahulu di otak jiwa kita, sekali lagi hanya sebagai alat. Apabila itu mulai anda masukkan kedalam otak dan hati anda mulai sejak sekarang semakin baik dan akan sangat membantu kinerja dan ritme anda dalam berwirausaha.
  1. Ajaklah ngobrol produk usaha anda, laksana ngobrol dengan manusia hidup. hormati produk anda kayak anda menghormati orang, perlakukan dia dengan istimewa, jiwailah saat menggoreng nasinya atau mie gorengnya juga kentang kriwulnya juga saat bersyiar mensiarkan baitullah. dengan memiliki mindset yang seperti itu , produk andapun akan iklas dimakan di terima oleh pembeli, dan insyaallah lidah pelanggan anda pun akan merasa puas membeli produk anda, apapun produknya. dan apabila pelanggan telah puas, tentunya anda juga akan tahu apa dampaknya bukan!

Saya pikir berbagi soal materi kewirausahaan, berdasarkan pengalaman nyata di lapangan, saya akhiri cukup sekian. semoga harapan saya bisa bermanfaat. dan pastikan mulai detik ini. anda mulai injek tuh virus cinta kedalam sanubari anda. Dan jangan kaget, apabila terjadi  hal luar biasa yang akan anda alami di usaha yang anda tekuni.

salam baitullah, salam dasyat, salam berwirausaha

Sumber : Agus Andi Subroto

Ingat Ayam, Ingat Gading Farm

“Gading Farm” nama ini diambil oleh sang Owner ADE Ahmad Rifai dari nama tempat pertama kali memulai usaha peternakan ayam broiler. Usaha ini dimulai pada tahun 2003 dengan memelihara ayam broiler sebanyak 500 ekor. Selama 3 tahun  populasi semakin bertmabah dan pada tahun 2006 populasi ayam sudah  mencapai 60.000 ekor.

Kendala mulai muncul seiring dengan makin ekpansifnya perusahan besar masuk ke lini on farm. Mereka bisa mengontrol harga pasar dengan memainkan stok ayam hidup. Harga bisa dimainkan sesuai dengan banyak-sedikitnya stok  mereka. Secara permodalan perusahaan lebih besar dalam menggelontorkan untuk program kemitraan.

Melihat kondisi seperti ini mau tidak mau harus kompromi, kandang kandang yang  dimiliki Mas Ade mulai dikerjasamakan (inti plasma) dengan perusahan besar. Semua kebutuhan sapronak disediakan termasuk harga jual live bird mereka tentukan. Sebagai peternak nyaris tidak punya kuasa apapun terhadap pengembangan usaha.

Dibalik kegagahan dan keperkasaan perusahaan besar, ternyata mereka juga punya kelemahan dalam hal penjualan ayam hidup. Sehingga ini menjadi peluang untuk masuk di lini penjualan dan rumah potong ayam. Awal 2007 ‘’Gading Farm’’ mulai ikut bermain di wilayah penjualan dan rumah potong ayam.

Berbekal sisa uang tabungan dengan memanfaatkan gudang bekas pakan Mas Ade merubah menjadi (RPA) rumah potong ayam sederhana dan menjual hasilnya ke pasar tradisional.

Dari RPA yang sederhana, saat ini ‘’Gading Farm’’ sudah memiliki 3 RPA di wilayah Bogor. RPA Lewiliang Bogor Barat, RPA Tanah Baru Kota Bogor lokasinya disamping Golf Bogor Raya dan RPA Bojong Gede wilayah pemasaran Depok Cibinong dan sebagian Jakarta Selatan.

Untuk penjualan harian rata rata  7000-10.000 ekor atau sekitar 15-20 ton ayam hidup. Semua ayam tersebut dipasok dari daerah Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan Bandar Lampung. Harapan dari Owner semoga kedepan bisa menghasilkan Daging Ayam kemasan bumbu yang siap goring. Karena pasarnya sangat menjanjikan baik di sector rumah makan, stok pasar modern maupun asrama pendidikan.