iklan

Penerapan Sistem Vertical Garden

incagri.com Incagri.com

Indonesia merupakan negara dengan pendudukyang banyak. Semakin banyak penduduk, maka lahan yang dibutuhkan untuk tempat tinggal juga semakin meningkat. Di sisi lain, Indonesia merupakan negara agraris, yang berarti sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Maka, lahan yang dibutuhkan untuk sektor pertanian juga harus luas. 

Permasalahan yang sedang dihadapi negara ini adalah berkurangnya lahan pertanian yang digunakan untuk kawasan industri, perumahan warga, dan jalan tol. Alih fungsi lahan ini menyebabkan beberapa dampak negatif untuk sektor pertanian. Berkurangnya lahan untuk pertanian dapat mengurangi produksi pertanian dan menyebabkan pemerintah harus impor dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Alih fungsi lahan juga menyebabkan berkurangnya tumbuhan hijau sehingga asupan oksigen bagi makhluk hidup juga berkurang.

Dengan berkurangnya lahan yang dialih fungsikan, maka lapangan pekerjaan bagi petani juga menjadi berkurang. Lahan yang seharusnya luas, sekarang menjadi berkurang akibat dialih fungsikan. Petani yang awalnya menggarap lahan yang luas, sekarang hanya menggarap lahan yang tidak seberapa luasnya. Hal ini berdampak pada penghasilan petani dan hasil produksi pertanian. Dengan berkurangnya tingkat produksi, maka pemerintah melakukan kegiatan impor. Kegiatan impor ini tidak mungkin hanya dalam jumlah sedikit ataupun dengan harga yang murah. Pengeluaran negara akan berkurang sangat banyak untuk melakukan impor hasil pertanian dari luar negeri.

incagri.com Incagri.com

Upaya yang bisa dilakukan oleh pemerintah yaitu membuat undang – undang tentang peralihan fungsi lahan secara illegal. Sedangkan upaya yang bisa dilakukan oleh petani dan masyarakat yaitu penerapan sistem vertical garden di halaman rumah mereka ataupun di lahan yang mereka miliki.Vertical garden merupakan sistem penanaman tanaman yang biasanya ditanam secara horizontal di lahan yang luas, sekarang menjadi ditanam secara verticaldi lahan yang tidak terlalu luas. Jadi, masyarakat bisa menanam tanamn di tembok halaman rumah mereka dan tidak memerlukan lahan yang besar dan luas.

Dengan teknologi yang sudah berkembang, sistem ini bisa digabungkan dengan sistem teknologi yang sudah maju. Contohnya, apabila pemilik rumah merupakan pekerja yang sibuk dan jarang mempunyai waktu untuk menyiram dan memumpuk tanaman, maka bisa dilakukan penyiraman dan pemumukan secara otomatis. Sistem otomatis ini dapat dilakukan dengan menggunakan pipa yang disambungkan keseluruh tanaman yang ada untuk menyalurkan air dan pupuk sebagai  nutrisi tanaman. Penanaman dapat dilakukan di dalam pot ataupun di botol bekas yang disusun rapi untuk mengurangi pencemaran akibat botol yang tidak bisa terurai oleh bakteri.

Tanaman yang cocok untuk ditanam di sistem penanaman secara vertikal ini adalah tanaman hias ataupun tanaman holtikultur yang bentuknya tidak terlalu besar. Jadi, petani bisa menanam tanaman yang menghasilkan di halaman rumah mereka. Masyarakat umum juga bisa menerapkan sistem vertical garden untuk menanam tanaman hias di halaman mereka. Dengan begitu, maka tingkat polusi akan berkurang karena banyaknya tanaman yang ditanam di halaman rumah masyarakat. Petani yang memiliki lahan yang tidak begitu luas, bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk memenuhi kehidupan mereka sehari-hari.

oleh: Rani BI

incagri.com Incagri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *