iklan

Mitigasi dan Adaptasi Sektor Pertanian terhadap Perubahan Iklim

incagri.com Incagri.com

Iklim adalah kondisi rata-rata cuaca berdasarkan waktu yang panjang untuk suatu lokasi di bumi atau planet lain. Iklim memiliki unsur-unsur seperti udara, tekanan udara, kelembapan udara, awan, angin, dan hujan. Iklim adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi karakteristik lahan dalam dunia pertanian. Unsur-unsur iklim yang penting bagi pertumbuhan tanaman antara lain adalah curah hujan, suhu, kelembaban udara, lama masa bulan kering (curah hujan kurang dari 60 mm/bln), dan ketinggian tempat dari permukaan laut (Djaenudin dkk,, 2003).  Iklim dapat mengalami perubahan-perubahan dengan seiring berjalannya waktu. Perubahan iklim dapat mempengaruhi semua aspek-aspek kehidupan, termasuk juga pada sektor pertanian. Pada perubahan iklim ini dapat menimbulkan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada sektor pertanian. Banyak sekali dampak-dampak yang dapat ditimbulkan dari perubahan iklim ini. Dampak dari perubahan iklim diantaraya yaitu meningkatnya suhu rata-rata, sering terjadinya bencana alam seperti longsor dan kekeringan, ketahanan pangan terancam, hasil produksi pertanian yang menurun, dan dapat menurunkan kesejahteraan ekonomi petani. Akibat perubahan iklim pada sektor pertanian menurut Kardono (2013) yaitu hilangnya atau rusaknya keanekaragaman dalam lingkungan/hutan tropis, hilangnya tanah subur, meningkatnya frekuensi cuaca ekstrim seperti puting beliung maupun banjir dan kekeringan, sulit memprediksi kondisi pertanian, meningkatnya bahaya hama dan vektor penyakit, dan distribusi hasil produksi pertanian yang menurun.

Permasalahan iklim ini harus di hadapi dengan segala cara yang harus dilakukan. Untuk memajukan pertanian di Indonesia kita harus mulai mengatasi permasalahan-permasalahan iklim ini terlebih dahulu. Jika faktor iklim tidak mendukung pertumbuhan tanaman maka pertanian di negara kita ini akan mati dan berpengaruh pada aspek-aspek kehidupan lainnya. Seiring terjadinya perubahan iklim, kita juga harus menjaga lingkungan disekitar kita untuk kehidupan kedepannya. Perubahan iklim terjadi dengan sendirinya yaitu faktor alam yang juga disebabkan oleh tingkah laku manusia. Perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia salah satunya yaitu pemanasan global karena penyebaran polusi. Perubahan iklim yang disebakan oleh aktivitas manusia membuat dunia membuat suatu badan yang dinamakan  Interngovernmental Panel on Climate Change (IPCC). Badan ini menangani permasalahan perubahan iklim global di dunia.

incagri.com Incagri.com

Permasalahan perubahan iklim ini dapat dihadapi dengan cara-cara mudah yang dapat dilakukan. Pada sektor pertanian perubahan iklim merupakan tantangan yang sangat besar. Banyak sekali upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi terjadinya perubahan lingkungan ini demi terciptanya pertanian indonesia yang berlanjut. Agar pertumbuhan produksi tanaman tidak menurun kita harus memperhatikan iklim yang sedang terjadi yaitu seperti mengatur pola tanam yang cocok pada kondisi iklim tersebut, memperhatikan kondsi lahan yang cocok untuk menanamkan tanaman yang akan ditanam pada kondisi iklim tersebut, mengatur komoditas-komoditas tanaman yang cocok untuk ditanami pada kondisi lahan  maupun iklim tersebut dan menjaga kelestarian maupun kondisi lahan yang akan digunakan sebagai media pertumbuhan tanaman tersebut.

Adapun upaya-upaya Mitigasi dan Adaptasi yang dilakukan untuk menghadapi permasalahan perubahan lingkungan pada sektor pertanian. Upaya mengatasi  permasalahan perubahan iklim menurut Sarakusumah (2012) yaitu Adaptasi yang merupakan kemampuan suatu sistem untuk menyesuaikan diri dengan adanya perubahan iklim, Caranya yaitu dengan mengurangi kerusakan yang ditimbulkan, mengalami manfaat atau mengatasi perubahan dengan segala akibatnya. Sedangakan Mitigasi merupakan proses untuk mencegah atau menekan terjadinya perubahan iklim.  Contoh dari adaptasi yaitu melihat kondisi cuaca tiap harinya, menyesuaikan kondisi lahan dan cuaca. Contoh pada upaya mitigasi yaitu membuat sistem pertanian organik tanpa menggunakan bahan kimia dan sistem pertanian terintegasi yaitu mengkombinasi pertanian konvensional dan pertanian organik.

Kesimpulan dari upaya sektor pertanian dalam mengahadapi permasalahan iklim yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Kita dapat menghadapi permasalahan-permasalahan iklim tersebut dengan melalukan berbagai cara diatas. Dengan melakukan berbagai cara tersebut kita dapat menciptakan pertanian di Indonesia yang berkelanjutan dengan hasil produksi pertanian yang lebih baik.

oleh: Deemas Afiatan Farras

incagri.com Incagri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *