iklan

Sinergi kampus kampung seperti apa???

incagri.com Incagri.com

Kampung lingkar kampus menjadi obrolan menarik di Crossroad Conference Culture Studies ke-12 di Shanghai Cina. Kampung lingkar kampus menjadi bahasan informal menarik bagi para akademisi peserta Crossroad Conference Culture Studies di Shanghai University. Tema ini kami gulirkan dalam obrolan santai di sela-sela coffee break pada acara yang kebanyakan diikuti oleh para profesor dan doktor dari berbagai kampus di seluruh dunia yang memiliki konsentrasi pada kajian culture studies.

Salah satunya Stuart Poyntz, PhD, Associate Profesor dari School of Communication, University Drive Burnaby BC Canada, ia mengapresiasi sangat positif tema kampung lingkar kampus yang kami gulirkan secara informal ini. Dalam obrolan lain yang terpisah, Profesor Samir Dayal, guru besar Universitas Bentley Amerika pada bidang English and Media Studies, juga menangkap isu kampung lingkar kampus ini sebagai salah satu tema penting yang seharusnya bisa dibahas lebih dalam di meja konferensi.

Kampung lingkar kampus menjadi sebuah tema menarik, bagaimana integrasi kampus beserta kampung sekitar sebagai sebuah ekosistem yang bukan hanya berbentuk interaksi transaksional dalam konteks ekonomi semata. Tetapi lebih dari itu, bagaimana kampus dapat menularkan impact secara intelektual kepada ruang-ruang sosial di kampung sekitar kampus. Dalam benerapa kali obrolan informal di luar forum konferensi ini, dari bahan diskusi tentang kampung lingkar kampus yang dihembuskan tim Jaringan Kampung Nusantara ini cukup membuat tercengang para pengajar dan periset yang telah menggeluti dunia cultural studies ini selama bertahun-tahun.

Bagi mereka, ini adalah ide yg tidak pernah terpikir sebelumnya, karena kampus selama ini hanya berfikir makro dan jauh, sehingga seringkali justru kurang peka terhadap tempat yang terdekat dengan kampus. Kampus harus “bangun” dan memberikan sebuah impact sosial pada kampung sekitar kampus, lebih utama adalah bagaimana memberi sinergi investasi keilmuan, terutama pada generasi muda sekitar kampus, sehingga menambah kapabilitas berfikir untuk menjadikan ruang kampungnya menjadi makin bermartabat.

incagri.com Incagri.com

Dari obrolan yang hangat bersama Stuart Poyntz, PhD, setelah coffee break yang dilanjut makan malam di sebuah hotel berbintang di Shanghai yang difasilitasi panitia konferensi, timbul ide bagaimana membuat semacam forum penggiat kampung lingkar kampus di kampus-kampus dari seluruh dunia. Sehingga gagasan ini dapaf menjadi sebuah movement yang positif, bagaimana kampus mempunyai kontribusi nyata dalam pembangunan pola pikir manusia.

Dalam obrolan terpisah bersama Profesor Samir Dayal, salah satu gagasan implementasi yang kami usulkan adalah bagaimana para pemuda lingkar kampus perlu mendapat dukungan pendidikan seperti beasiswa untuk belajar di kampus yang terdekat dari kampungnya, sehingga terbangun sinergi secara psikis dan kedekatan emosional. Beasiswa dengan persyaratan bagaimana untuk mendapatkan beasiswa tersebut, para pemuda kampung lingkar kampus wajib untuk berkontribusi aktif dalam kegiatan kampung, membuat sesuatu yang kreatif dengan output produktif, dimana ilmu yang didapat dari kampus wajib diterapkan di kampungnya.

Profesor asal India yang kini tinggal di Amerika itu mengapresiasi gagasan tersebut, ia juga menyampaikan pengalaman pribadinya di India saat masih muda dan miskin. Ia melihat dan merasakan bagaimana perguruan tinggi bagai sebuah kerajaan dengan menara indah yang menjulang, yang lebih fokus terhadap tema-tema besar dunia yang lebih terlihat dari ujung atas menara, sementara di bumi, di tempat menara tersebut dibangun malah terlupakan. Menurutnya, ide sederhana yang digulirkan secara informal oleh pegiat-pegiat Japung Nusantara ini sangat realistis. Perguruan tinggi perlu “dibangunkan”, gagasan ini perlu ditularkan ke seluruh dunia, secara perlahan tetapi pasti, agar terjadi sinergi dan harmoni yang nyata antara dunia pendidikan tinggi dengan lingkungan sosial di sekitarnya.

Oleh : Redy Eko Prastyo

incagri.com Incagri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *