iklan

Kopi Lanang,Kopi Ekslusif

Akhir-akhir ini sebutan “kopi lanang” seringkali muncul saat memesan kopi di kafe atau saat membeli biji kopi dikota malang.

Banyak orang yang bingung saat dihadapkan dengan nama tersebut, mengingat “lanang” sendiri berarti laki-laki dalam bahasa Indonesia.

“Kalau dilihat dari struktur buah kopi, saat dibuka ada dua beans (biji) karena memang tumbuhan kopi dikotil,” kata Fahreza salah satu barista cafe dijalan MT Haryono malang , Kamis (27/07/2017). Sedangkan pada biji kopi yang disebut lanang, keadaan buahnya berbeda.

Fahreza memberikan contoh bentuk biji lanang yang dibawanya.

“Jadi yang disebut kopi lanang atau kopi jantan itu dalam satu buah hanya ada satu biji kopi. Namun menempel atau dempet, ibaratnya kembar siam,” kata Fahreza.

Karena tumbuh berbeda, biji kopi lanang akhirnya memiliki rasa yang lebih kuat daripada biji kopi biasa.

incagri.com Incagri.com

“Karena biji kopi lanang ini yang harusnya tumbuh dua, justru jadi satu sehingga menyerap lebih banyak dan otomatis rasanya lebih kuat, dianggap cocok untuk laki-laki. Dari segi rasa biji kopi lanang sedikit lebih kental, namun tak signifikan,” kata Fahreza.

Itulah asal usul kopi lanang yang juga disebut peaberry.

Biji kopi lanang ini, menurut Aris, bisa dimanfaatkan dari segi bisnis.

“Ada orang yang natural, tak dipisahkan antara biji kopi biasa dan lanang. Tetapi ada juga orang yang memisahkan. Misalnya ingin kopi sumatera lanang, maka dipilihlah biji kopi lanang itu,” kata Fahreza.

Harga biji kopi lanang akhirnya lebih mahal saat dijual di pasaran.

Menurut Fahreza, memerlukan usaha lebih untuk memisahkan biji dikotil dan monokotil dari buah kopi.

Padahal dalam satu pohon kopi biasanya selalu ada 10-20 persen biji kopi lanang, sehingga dapat dikatakan biji kopi ini sangatlah ekslusif.

incagri.com Incagri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *